muhammad nur farhan ramadhan(keindahan budaya jawa timur)
(keindahan budaya jawa timur)
2. Jaran Jenggo (Lamongan)
Jaran Jenggo Lamongan Foto: Dok. Istimewa
Jaran Jenggo merupakan salah satu kebudayaan dari Lamongan, tepatnya dari Kecamatan Solokuro, berupa arak-arakan perayaan menggunakan kuda. Biasanya, perayaan tersebut dilaksanakan untuk anak laki-laki yang sudah dikhitan dengan diiringi selawatan dan musik dari rebana.
Kesenian Jaran Jenggo juga dikenal dengan kesenian kuda yang dilatih pelatih kuda, di mana seorang jenggo melatih kudanya untuk melakukan berbagai keterampilan. Beberapa keterampilan yang biasanya dilatihkan dan ditampilkan, di antaranya manggut-manggut.
Kuda mengangguk-anggukkan kepala, bersujud untuk menyampaikan salam hormat pada pengantin/pejabat, tidur bersama-sama pawang kuda, berdiri dengan kaki kuda belakang, berjoget, dan lain-lain. Dal
Baca artikel detikjatim, "Mengenal 12 Budaya Jatim yang Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak benda" selengkapnya https://www.detik.com/jatim/budaya/d-6923518/mengenal-12-budaya-jatim-yang-ditetapkan-sebagai-warisan-budaya-tak-benda.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik
Jaran Jenggo Lamongan Foto: Dok. Istimewa
Jaran Jenggo merupakan salah satu kebudayaan dari Lamongan, tepatnya dari Kecamatan Solokuro, berupa arak-arakan perayaan menggunakan kuda. Biasanya, perayaan tersebut dilaksanakan untuk anak laki-laki yang sudah dikhitan dengan diiringi selawatan dan musik dari rebana.
Kesenian Jaran Jenggo juga dikenal dengan kesenian kuda yang dilatih pelatih kuda, di mana seorang jenggo melatih kudanya untuk melakukan berbagai keterampilan. Beberapa keterampilan yang biasanya dilatihkan dan ditampilkan, di antaranya manggut-manggut.
Kuda mengangguk-anggukkan kepala, bersujud untuk menyampaikan salam hormat pada pengantin/pejabat, tidur bersama-sama pawang kuda, berdiri dengan kaki kuda belakang, berjoget, dan lain-lain. Dal
Baca artikel detikjatim, "Mengenal 12 Budaya Jatim yang Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak benda" selengkapnya https://www.detik.com/jatim/budaya/d-6923518/mengenal-12-budaya-jatim-yang-ditetapkan-sebagai-warisan-budaya-tak-benda.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik
3. Tari Ngremo Surabayan (Surabaya)
Ribuan Anak tari Remo Massal Foto: Enggran Eko Budianto
Tari Remo Surabayan tentu mempunyai makna tersendiri pada setiap gerakannya. Tari Remo merupakan tari tradisional yang berasal dari Jawa Timur, dan oleh masyarakat setempat disebut sebagai Ngremo.
Tari Remo menceritakan perjuangan seorang pangeran dalam medan pertempuran. Oleh sebab itu, pada awal dikenalkannya, tari Remo dimainkan pemain pria. Perkembangan tarian Remo saat ini menyebabkan tarian ini bisa ditarikan pemain perempuan. Hanya saja gerakan dan busana tari Remo putri mengalami sedikit pergeseran dan tidak sama persis dengan aslinya.
Baca artikel detikjatim, "Mengenal 12 Budaya Jatim yang Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak benda" selengkapnya https://www.detik.com/jatim/budaya/d-6923518/mengenal-12-budaya-jatim-yang-ditetapkan-sebagai-warisan-budaya-tak-benda.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Ribuan Anak tari Remo Massal Foto: Enggran Eko Budianto
Tari Remo Surabayan tentu mempunyai makna tersendiri pada setiap gerakannya. Tari Remo merupakan tari tradisional yang berasal dari Jawa Timur, dan oleh masyarakat setempat disebut sebagai Ngremo.
Tari Remo menceritakan perjuangan seorang pangeran dalam medan pertempuran. Oleh sebab itu, pada awal dikenalkannya, tari Remo dimainkan pemain pria. Perkembangan tarian Remo saat ini menyebabkan tarian ini bisa ditarikan pemain perempuan. Hanya saja gerakan dan busana tari Remo putri mengalami sedikit pergeseran dan tidak sama persis dengan aslinya.
Baca artikel detikjatim, "Mengenal 12 Budaya Jatim yang Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak benda" selengkapnya https://www.detik.com/jatim/budaya/d-6923518/mengenal-12-budaya-jatim-yang-ditetapkan-sebagai-warisan-budaya-tak-benda.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
ananda rafkha:keren
ReplyDeletejitooooo
ReplyDeleteplosokkk
ReplyDeleteNENG SRIATUN
ReplyDeletetabah ari fando:kurang jelas
ReplyDeleteJito
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeletetop topeee
ReplyDelete